Rutinitas serba daring mengubah cara kita bekerja dan berinteraksi, tetapi juga mendorong tekanan mental.
Kehidupan yang terus terhubung mengurangi produktivitas dan kebahagiaan.
Survei gaya hidup terbaru, banyak pekerja digital mengaku sulit menjaga keseimbangan hidup.
“Istirahat digital bukan kemewahan tapi kebutuhan,” ujar pakar mindfulness Rizka Purnama.
Rutinitas kecil bisa meningkatkan fokus tanpa perlu perubahan besar.
1. Matikan gadget di jam tertentu.
2. Luangkan waktu jalan pagi.
3. Rencanakan kegiatan tanpa layar.
Langkah kecil seperti ini membuat hidup terasa lebih ringan.
Startup digital juga mulai memberi waktu istirahat dari gawai.
Generasi muda lebih fokus setelah rehat dari dunia digital.
Namun, hal tersulit justru datang dari diri sendiri.
Masih takut ketinggalan informasi.
Padahal, jeda sejenak justru membuat kita lebih efektif.
Hidup seimbang butuh latihan dan konsistensi.
Coba mulai dari hal sederhana, dan rasakan bedanya.
Digitalisasi seharusnya membuat hidup lebih ringan.
Dengan keseimbangan, hari-hari jadi lebih bermakna.